Wisata Seru Bersama Waida Travel
3 hari, 2 malam, satu perjalanan penuh cerita. Jelajahi budaya Sasak, pesona Mandalika, hingga snorkeling di 3 Gili dengan private trip nyaman dan itinerary fleksibel khusus untuk Anda.
Rute Fleksibel
Transparansi
Perjalanan Nyaman
Dukungan 24/7
Liburan ke Lombok tidak harus membutuhkan waktu yang panjang. Dalam 3 hari 2 malam, Anda bisa menikmati perpaduan wisata budaya, pantai, perbukitan, hingga keindahan bawah laut Lombok dalam satu perjalanan yang sudah disusun dengan nyaman.
Perjalanan dimulai dengan mengenal budaya Sasak di Desa Sukarara dan Desa Sade, kemudian menikmati suasana pesisir selatan Lombok di Pantai Kuta Mandalika dan panorama dari Bukit Merese. Hari berikutnya, suasana berubah menjadi petualangan laut dengan snorkeling menggunakan private boat mengunjungi Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan.
Karena menggunakan konsep private trip, perjalanan hanya bersama pasangan, keluarga, teman, atau rombongan Anda sendiri tanpa digabung dengan peserta lain. Waktu perjalanan pun terasa lebih santai dan fleksibel, sehingga Anda bisa menikmati setiap destinasi tanpa harus mengikuti ritme rombongan besar.
Bersama Waida Travel, kebutuhan utama perjalanan mulai dari hotel, transportasi selama tour, driver sekaligus guide, tiket objek wisata hingga perlengkapan snorkeling telah dipersiapkan dalam satu paket. Anda tinggal datang ke Lombok, menikmati perjalanannya, dan membawa pulang cerita seru dari setiap tempat yang dikunjungi.




Setibanya di Bandara Internasional Lombok, tim kami akan menyambut Anda dan mengajak Anda memulai perjalanan menuju kawasan Lombok Tengah. Hari pertama diisi dengan perpaduan wisata budaya, suasana pedesaan, pantai, dan pemandangan matahari terbenam.
Perjalanan dimulai dengan mengenal tradisi masyarakat Sasak di Desa Sukarara dan Desa Sade. Setelah itu, Anda akan menuju pesisir selatan Lombok untuk menikmati Pantai Kuta Mandalika sebelum menutup hari di Bukit Merese. Selesai menikmati perjalanan, Anda akan diantar menuju hotel untuk check-in dan beristirahat.






Hari kedua akan dipenuhi dengan petualangan bahari yang tak terlupakan melintasi Tiga Gili menggunakan private boat.
Anda akan diajak menyelami keindahan taman bawah laut yang memesona, menyapa biota laut secara langsung, hingga bersantai menikmati suasana pulau tropis yang eksotis. Setelah seharian puas bermain air, perjalanan ditutup dengan kembali ke hotel untuk beristirahat.




Di hari terakhir, perjalanan dibuat lebih santai sebelum Anda meninggalkan Lombok. Setelah check-out dari hotel, Anda akan diajak menikmati beberapa tempat menarik di kawasan Mataram sekaligus mencari oleh-oleh khas Lombok.
Waktu yang tersedia dimanfaatkan untuk melihat sisi lain pulau ini, mulai dari wisata religi hingga produk lokal yang bisa dibawa pulang. Setelah seluruh rangkaian selesai, perjalanan dilanjutkan menuju Bandara Internasional Lombok untuk penerbangan kembali.
Biarkan kami mengantar perjalanan Anda, nyaman, aman dan tak terlupakan
Testimoni
FAQ
Temukan jawban cepat untuk pertanyaan yang sering ditanyakan sebelum perjalanan Anda
Pilih paket yang Anda inginkan, lalu hubungi tim Waida Travel melalui WhatsApp. Kami akan membantu mengecek jadwal, jumlah peserta, rute perjalanan, dan kebutuhan lainnya.
Bisa. Destinasi dan rute perjalanan dapat didiskusikan kembali agar sesuai dengan waktu, minat, dan kebutuhan liburan Anda.
Ya. Anda dapat menikmati perjalanan secara lebih privat bersama pasangan, keluarga, teman, maupun rombongan sendiri.
Tersedia penjemputan dari bandara, hotel, pelabuhan, atau lokasi lain yang telah disepakati saat melakukan pemesanan.
Fasilitas setiap paket dapat berbeda. Tim kami akan memberikan rincian harga, fasilitas yang termasuk, serta biaya tambahan secara jelas sebelum Anda melakukan pemesanan.
Lombok bukan hanya tentang pantai. Dalam satu perjalanan, wisatawan bisa menemukan desa tradisional, perbukitan dengan panorama laut, kawasan Mandalika, kehidupan bawah laut hingga wisata kota dan pusat oleh-oleh. Paket Private Trip Lombok 3 Hari 2 Malam Waida Travel merangkai pengalaman tersebut menjadi perjalanan tiga hari yang memadukan wisata budaya, alam, bahari, dan belanja.

Perjalanan dimulai dari Desa Sukarara, salah satu desa yang dikenal dengan tradisi tenun masyarakat Sasak. Wisatawan dapat menyaksikan proses menenun menggunakan alat tradisional sekaligus melihat beragam motif dan warna kain khas Lombok.
Anda juga dapat mencoba pakaian adat untuk berfoto atau memilih kain sebagai oleh-oleh. Kunjungan ini menjadi pembuka yang menarik karena memperlihatkan sisi budaya Lombok sebelum perjalanan berlanjut menuju kawasan pesisir. Desa Sukarara memang dikenal sebagai salah satu lokasi untuk mengenal tradisi tenun Lombok.

Selanjutnya adalah Desa Sade di Lombok Tengah. Desa ini mempertahankan karakter perkampungan tradisional Sasak dengan rumah beratap alang-alang, lorong-lorong kecil, serta lingkungan yang masih memperlihatkan pola kehidupan masyarakat lokal.
Berjalan menyusuri desa memberi kesempatan untuk melihat bentuk rumah tradisional, kerajinan, dan mendengar cerita mengenai adat masyarakat setempat. Sade bukan hanya tempat berfoto, tetapi juga tempat untuk mengenal Lombok dari sisi tradisi dan kehidupan sehari-hari.

Setelah wisata budaya, perjalanan dilanjutkan ke Pantai Kuta Mandalika. Pantai ini memiliki garis pesisir yang luas, air laut berwarna biru kehijauan, dan pasir dengan tekstur unik yang kerap digambarkan menyerupai butiran merica.
Wisatawan dapat berjalan santai di tepi pantai, bermain air, menikmati pemandangan, atau mencari sudut foto dengan latar pesisir Mandalika. Suasananya cocok untuk beristirahat sebelum menuju destinasi berikutnya.

Bukit Merese menjadi salah satu titik panorama terbaik dalam itinerary hari pertama. Dari perbukitan terbuka ini, wisatawan dapat melihat laut, teluk, garis pantai, dan hamparan perbukitan di Lombok bagian selatan.
Trek menuju titik pandang relatif ringan, meski tetap perlu menyesuaikan kondisi cuaca dan fisik. Jika kondisi memungkinkan, sore hari menjadi waktu menarik untuk menikmati matahari terbenam. Setelah seharian menjelajahi budaya dan pantai, Bukit Merese memberi penutup yang tenang dan fotogenik.

Hari kedua berfokus pada wisata bahari menggunakan private boat menuju kawasan Tiga Gili. Gili Air menjadi salah satu titik snorkeling dalam perjalanan.
Dengan masker dan snorkel, wisatawan dapat menikmati pemandangan bawah laut, ikan tropis, dan area terumbu karang. Kondisi air serta jarak pandang dapat berubah mengikuti cuaca dan keadaan laut, sehingga pengalaman snorkeling setiap hari bisa berbeda. Guide akan membantu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi di lapangan.

Gili Meno menjadi salah satu bagian paling menarik dari snorkeling 3 Gili. Paket ini memasukkan Turtle Point dan area patung bawah laut sebagai titik kunjungan. Di Turtle Point, wisatawan memiliki kesempatan melihat penyu di habitat alaminya. Karena penyu adalah satwa liar, kemunculannya tidak bisa dipastikan.
Daya tarik lainnya adalah “Nest”, instalasi bawah laut berbentuk lingkaran yang terdiri dari 48 figur manusia karya Jason deCaires Taylor. Instalasi tersebut berada di perairan Gili Meno pada kedalaman sekitar empat meter dan menjadi salah satu spot bawah laut yang mudah dikenali di kawasan ini.

Gili Trawangan menawarkan suasana yang lebih ramai dengan pantai, tempat makan, dan berbagai aktivitas wisata. Setelah snorkeling, wisatawan dapat memanfaatkan waktu untuk bersantai, makan, berjalan di tepi pantai, atau menjelajahi sebagian pulau.
Mobilitas di Gili Trawangan juga menjadi pengalaman tersendiri. Wisatawan dapat berjalan kaki, menyewa sepeda, atau menggunakan cidomo. Suasana pulau yang santai membuat kunjungan ini cocok sebagai penutup perjalanan laut sebelum kembali ke Lombok.

Hari ketiga diisi dengan city tour yang lebih santai. Salah satu pemberhentiannya adalah Islamic Center NTB atau Masjid Hubbul Wathan di Kota Mataram, salah satu landmark wisata religi di Nusa Tenggara Barat.
Kompleks ini memiliki lima menara, dengan menara utama setinggi 99 meter yang melambangkan Asmaul Husna. Wisatawan dapat menikmati arsitektur masjid dan suasana kompleksnya. Saat berkunjung, gunakan pakaian sopan dan tetap menghormati aktivitas ibadah.

Sebelum pulang, wisatawan diajak singgah di pusat oleh-oleh Lombok. Ini menjadi cara praktis untuk mencari buah tangan tanpa harus menyisihkan waktu sendiri di luar itinerary.
Pilihannya beragam, mulai dari makanan ringan, produk olahan lokal, madu, pakaian, hingga suvenir khas Lombok. Anda bisa memilih sesuai kebutuhan dan anggaran untuk dibawa pulang kepada keluarga atau teman.

Perhentian berikutnya adalah Waida Pearl, tempat wisatawan dapat melihat beragam produk perhiasan mutiara. Koleksinya mencakup berbagai model perhiasan, termasuk produk yang menggunakan South Sea Pearl.
Kunjungan ini memberi kesempatan melihat variasi bentuk, ukuran, warna, dan model perhiasan secara langsung. Bagi yang mencari hadiah atau kenang-kenangan dari Lombok, mutiara dapat menjadi salah satu pilihan sebelum perjalanan berakhir.
Sepuluh titik kunjungan dalam Private Trip Lombok 3 Hari 2 Malam ini membuat wisatawan melihat Lombok dari beberapa sisi sekaligus. Hari pertama memperkenalkan budaya Sasak dan Mandalika, hari kedua berisi pengalaman laut di Tiga Gili, sedangkan hari terakhir diisi city tour dan berburu oleh-oleh.
Karena menggunakan konsep private trip, perjalanan dilakukan bersama grup Anda sendiri tanpa digabung peserta lain. Jika ingin menikmati Lombok dalam waktu singkat dengan kombinasi budaya, pantai, bukit, snorkeling, wisata religi, dan belanja, itinerary ini bisa menjadi pilihan yang praktis.
Siap menjelajahi 10 destinasi menarik di Lombok? Hubungi Waida Travel untuk mengecek jadwal keberangkatan, detail fasilitas, dan merencanakan Private Trip Lombok 3 Hari 2 Malam sesuai kebutuhan perjalanan Anda.